Dalam era digital yang terus berkembang, perusahaan harus beradaptasi dengan cepat agar tetap kompetitif dan dapat mengikuti kondisi perusahaan yang semakin berkembang. Salah satu cara penting untuk mencapai ini adalah dengan mengembangkan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Aplikasi-aplikasi yang dikembangkan dapat berupa aplikasi web, aplikasi selular/mobile ataupun desktop aplikasi untuk kebutuhkan bisnis perusahaan.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara tentang pengembangan aplikasi untuk perusahaan, mengapa ini penting, dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk menjalankan proyek pengembangan aplikasi yang sukses.

Pentingnya Aplikasi untuk Perusahaan

1. Efisiensi Operasional

Aplikasi khusus yang dibangun untuk kebutuhan perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional. Misalnya, aplikasi manajemen inventaris dapat membantu perusahaan melacak stok barang dengan lebih baik, mengurangi pemborosan, dan memastikan ketersediaan produk yang tepat pada waktu yang tepat. Dengan adanya efisiensi operasional ini maka perusahaan dapat melakukan penghematan dalam berbagai macam divii.

2. Peningkatan Produktivitas

Aplikasi bisnis yang dibangun dengan baik dapat meningkatkan produktivitas karyawan. Sebagai contoh, aplikasi kolaborasi internal dapat memfasilitasi komunikasi tim, pertukaran dokumen, dan tugas-tugas proyek, sehingga meningkatkan efisiensi dan kerja sama.

3. Analisis Data yang Lebih Baik

Aplikasi dapat mengumpulkan data operasional dan pelanggan yang sangat berharga. Dengan menganalisis data ini, perusahaan dapat mengidentifikasi tren, pola, dan peluang bisnis yang mungkin terlewatkan tanpa aplikasi.

4. Peningkatan Pelayanan Pelanggan

Aplikasi juga dapat digunakan untuk meningkatkan pelayanan pelanggan. Misalnya, aplikasi pelacakan pesanan dapat memberikan pelanggan visibilitas terhadap status pesanan mereka, meningkatkan kepuasan pelanggan.

Langkah-Langkah Penting dalam Pengembangan Aplikasi untuk Perusahaan

1. Menentukan Kebutuhan

Langkah pertama dalam pengembangan aplikasi adalah menentukan kebutuhan bisnis yang spesifik. Dalam fase Ini perusahaan akan melibatkan departemen-departement   untuk memahami apa yang mereka butuhkan dari aplikasi dan bagian mana dalam sebuah bisnis proses di departemen yang dapat ditingkatkan. Ini juga melibatkan pengidentifikasian target pengguna aplikasi dan tujuan yang ingin dicapai.

2. Rencana dan Desain

Setelah kebutuhan telah ditentukan, langkah berikutnya adalah merencanakan dan mendesain aplikasi. Ini mencakup merancang antarmuka pengguna, alur kerja, dan fitur-fitur utama aplikasi. Rencana pengembangan, anggaran, dan jadwal juga harus dibuat dalam tahap ini.

3. Pengembangan Aplikasi

Setelah merencanakan aplikasi, tim pengembangan dapat memulai pekerjaan mereka. Mereka akan membangun aplikasi sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan dalam tahap sebelumnya. Ada berbagai bahasa pemrograman dan platform yang dapat digunakan untuk pengembangan aplikasi, tergantung pada kebutuhan proyek. Saat ini pengembangan aplikasi yang paling banyak mengarah kepada aplikasi web.

4. Uji dan Penyesuaian

Setelah aplikasi selesai dibangun, tahap uji dan penyesuaian adalah langkah kunci. Ini melibatkan pengujian aplikasi untuk memastikan bahwa semuanya berjalan sesuai rencana, dan jika ada masalah, tim pengembang dapat melakukan perbaikan segera terhadap aplikasi. Proses uji dan penyesuaian ini sangat penting untuk memastikan kualitas aplikasi dan meyakinkan bila aplikasi memang sudah sesuai.

5. Peluncuran

Setelah aplikasi diuji dan disesuaikan dengan baik, saatnya untuk meluncurkannya. Peluncuran dapat melibatkan peluncuran internal terlebih dahulu, diikuti oleh peluncuran publik jika diperlukan. Penting untuk memiliki strategi pemasaran yang baik jika aplikasi tersebut akan dijual kepada pelanggan eksternal.

6. Pemeliharaan dan Peningkatan

Setelah peluncuran, pengembangan aplikasi tidak berakhir. Aplikasi perlu dipelihara dan ditingkatkan seiring berjalannya waktu. Ini termasuk mengatasi bug, menambahkan fitur baru, dan memastikan aplikasi tetap relevan.

Aplikasi untuk Perusahaan Yang Siap Digunakan

Saat ini telah banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang dikembangkan dan dapat digunakan langsung oleh perusahaan dalam pengembangan bisnis. Beberapa aplikasi tersebut diantaranya:

  1. Aplikasi Manajemen Proyek: Aplikasi seperti Trello, Asana, dan Microsoft Project membantu perusahaan mengelola proyek, menetapkan tenggat waktu, mengoordinasikan tim, dan melacak perkembangan proyek.
  2. Aplikasi Kolaborasi: Tools seperti Slack, Microsoft Teams, dan Google Workspace memungkinkan tim berkomunikasi secara real-time, berbagi dokumen, dan bekerja sama secara efisien, terlepas dari lokasi fisik mereka.
  3. Aplikasi Keuangan dan Akuntansi: Aplikasi seperti QuickBooks, Xero, dan FreshBooks membantu perusahaan mengelola keuangan mereka, melakukan pencatatan transaksi, menghasilkan laporan keuangan, dan mengelola pajak.
  4. Aplikasi Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM): Aplikasi SDM seperti BambooHR, Gusto, dan Workday membantu dalam manajemen data karyawan, penggajian, manajemen kinerja, dan pengembangan tenaga kerja.
  5. Aplikasi CRM (Customer Relationship Management): Aplikasi CRM seperti Salesforce, HubSpot, dan Zoho CRM membantu perusahaan mengelola hubungan dengan pelanggan, memantau prospek penjualan, dan meningkatkan layanan pelanggan.
  6. Aplikasi Analisis Data: Aplikasi analisis seperti Tableau, Power BI, dan Google Analytics membantu perusahaan mengumpulkan, menganalisis, dan memvisualisasikan data untuk mengambil keputusan yang lebih baik.
  7. Aplikasi E-commerce: Dalam bisnis ritel dan perdagangan elektronik, platform seperti Shopify, Magento, dan WooCommerce digunakan untuk mengelola dan memperluas operasi e-commerce.
  8. Aplikasi Manufaktur: Aplikasi untuk perusahaan manufaktur seperti ERP (Enterprise Resource Planning) dan MES (Manufacturing Execution System) membantu dalam perencanaan produksi, manajemen rantai pasokan, dan pengawasan proses manufaktur.
  9. Aplikasi Logistik: Aplikasi logistik membantu perusahaan mengelola inventaris, melacak pengiriman, dan mengoptimalkan rantai pasokan. Contohnya adalah ShipStation dan FreightPOP.
  10. Aplikasi Keamanan dan Keamanan Jaringan: Aplikasi ini penting untuk melindungi data dan sistem perusahaan. Aplikasi keamanan seperti Norton Security dan Cisco Firepower membantu dalam mengatasi ancaman siber.
  11. Aplikasi Manajemen Proses Bisnis: Aplikasi BPM (Business Process Management) seperti Kissflow dan ProcessMaker membantu dalam otomatisasi dan pengelolaan proses bisnis.
  12. Aplikasi Analisis Pasar dan Keadaan Persaingan: Perusahaan menggunakan aplikasi seperti SEMrush, Ahrefs, dan SimilarWeb untuk menganalisis pasar dan menilai persaingan.
  13. Aplikasi Berbasis AI dan Machine Learning: Aplikasi dengan teknologi kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin seperti chatbots, analisis prediktif, dan personalisasi konten membantu perusahaan dalam meningkatkan interaksi dengan pelanggan dan pengambilan keputusan.
  14. Aplikasi Sosial Media dan Pemasaran Digital: Untuk manajemen kampanye pemasaran digital dan interaksi dengan pelanggan di platform media sosial, perusahaan menggunakan aplikasi seperti Hootsuite, Buffer, dan HubSpot.
  15. Aplikasi Mobile: Aplikasi mobile perusahaan yang dikembangkan untuk pelanggan atau karyawan memungkinkan akses yang mudah dan cepat ke informasi dan layanan yang diperlukan.


Tetapi terkadang aplikasi-aplikasi tersebut masih belum sesuai dengan kebutuhan bisnis perusahaan. Dan terkadang dibutuhkan sebuah aplikasi khusus yang diperuntukan untuk memenuhi flow bisnis perusahaan yang kita miliki.