Implementasi GIS dalam dunia bisnis

Dunia Geographic Information System (GIS) saat ini semakin berkembang. Dengan munculnya banyak perangkat bergerak (mobile device) yang telah tertanam secara default fitur GIS menjadikan aplikasi berbasis GIS menjadi sebuah primadona tersendiri.

Perusahaan-perusahaan mulai berlomba-lomba dalam melakukan implemetasi GIS agar perusahaan mendapatkan benefit lebih dari kemampuan GIS itu sendiri. Dengan adanya mapping data berdasarkan lokasi, membuat pekerjaan dalam pengambilan keputusan menjadi lebih mudah bagi pihak management, marketing maupun sales.

Berikut ini beberapa ide implementasi GIS dalam dunia bisnis dan kehidupan.

1. Visual Mapping Area

GIS banyak digunakan untuk melakukan mapping area dan mepresentasikan data-data dalam bentuk visual. Area-area yang dimapping dapat berupa area perumahan, area penjualan, area penyebaran penduduk.

2. Telecom dan Network Services

Organisasi bisni dapat melakukan pemasukan data geografis ke dalam kegiatan desain jaringan, optimalisasi serta perencanaan, dan pemeliharaan data jaringan yang kompleks. Dengan mapping data ini juda dapat meningkatkan kemudahan dalam proses koordinasi dalam pelayanan pelanggan yang lebih baik.

3. Traffic Managemen dan Analisis Kecelakaan

Data GIS dapat digunakan dalam membantu identifikasi lokasi kecelakaan serta melakukan manipulasi jalan dan kendaraan agar menghidari jumlah kecelakaan yang lebih banyak . Selain itu juga dengan implementasi traffic management akan memudahkan operator jalan dalam melakukan pengawasan traffic.

4. Urban Planning

Teknologi GIS digunakan untuk menganalisis pertumbuhan perkotaan dan arah ekspansi yang dapat dilakukan, selain itu GIS juga digunakan untuk menemukan situs yang cocok untuk pengembangan perkotaan lebih lanjut.

Selain itu teknologi GIS juga dapat memberikan gambaran tentang permukaan dan kontur tanah, data aksesibilitas, tanah harus kosong atau memiliki nilai penggunaan rendah saat ini dan bagimana status pasokan air disuatu daerah.

5. Transportation Planning

GIS dapat digunakan dalam mengelola masalah transportasi dan logistik. Jika departemen transportasi merencanakan untuk kereta api baru atau rute jalan, maka hal ini dapat dilakukan dengan melakukan penambahan data lingkungan dan topografi ke dalam platform GIS.

Selain itu dengan data-data tambahan yang baik maka perusahaan dapat memberikan rute terbaik untuk transportasi berdasarkan kriteria seperti rute paling datar, paling sedikit kerusakan pada habitat dan paling tidak mengganggu masyarakat setempat. Sistem Informasi Geographis juga dapat membantu memantau sistem kereta api dan kondisi jalan.

Mobile Apps Development

Mobile Apps Development adalah sebuah kegiatan pengembangan aplikasi berbasiskan mobilephone atau smartphone. Dengan semakin berkembangnya dunia SmartPhone maka Mobile Apps Development menjadi hal yang sangat banyak diminati.

Apakah mobile apps development itu rumit?

Jawabannya kembali lagi tergantung requirement dan tergantung kebutuhan dari sisi user.

Mobile apps (native dan hybrid) pada dasarnya dapat berdiri sendiri tanpa perlu perantara Internet, backend, server ataupun database. Karena pada dasarnya Mobile apps yang tidak memerlukan transaksi data dan penyimpanan di cloud dapat menyelesaikan tasklist-tasklist tanpa ketergantungan Internet ataupun sejenisnya.

𝐊𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐛𝐮𝐚𝐡 𝐦𝐨𝐛𝐢𝐥𝐞 𝐚𝐩𝐩𝐬 𝐛𝐮𝐭𝐮𝐡 𝐈𝐧𝐭𝐞𝐫𝐧𝐞𝐭:

Mobile apps itu pada dasarnya hanya sebuah interface yang menjebatani antara pengguna dan sistem sama seperti browser seperti chrome, firefox dan lainnya. Yang membedakannya Mobile apps ini adalah sebuah aplikasi yang digunakan spesifik untuk penyelesaian tugas yang khusus.

Mobile Apps membutuhkan Internet/Jaringan jika kita akan melakukan transaksi-transaksi khusus ataupun melakukan pencatatan yang ingin disimpan kedalam database dan ingin digunakan datanya untuk kebutuhan pihak lain.

𝐀𝐩𝐚𝐤𝐚𝐡 𝐌𝐨𝐛𝐢𝐥𝐞 𝐀𝐩𝐩𝐬 𝐏𝐞𝐫𝐥𝐮 𝐁𝐚𝐜𝐤𝐞𝐧𝐝

Backend itu bahasa kerennya adalah Dashboard, biasanya dalam bentuk webbase tapi ada juga yang dalam bentuk mobile.

Kenapa banckend ini lebih kearah webbase karena backend ini akan menampilkan hal-hal yang lebih kompleks, dari mulai pengaturan sampai dengan report.

Kalo pertanyaanya apakah perlu? biasanya kalo memang sebuah apps sudah berbentuk transaksi maka secara otomatis dibutuhkan sebuah panel Dashboard yang dapat memberikan data-data kegiatan dari transaksi. Seperti data pengguna, data transaksi atapun data lainnya yang bersifat dinamik.

𝐀𝐩𝐚𝐤𝐚𝐡 𝐒𝐚𝐲𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐥𝐮 𝐌𝐞𝐦𝐛𝐮𝐚𝐭 𝐀𝐩𝐥𝐢𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐌𝐨𝐛𝐢𝐥𝐞 𝐀𝐩𝐩𝐬?

Untuk hal ini kembali lagi ke kebutuhannya dan nature aplikasinya. Kalo memang dibuka di browser masih nyaman dan tidak memiliki kebutuhan khusus, maka cukupkanlah dengan browser.

Tetapi kalo memang ingin memberikan penawaran-penawaran istimewa atau daily activity-nya sering banget maka lebih baik  membuat aplikasi mobile appsnya.

Berapakah biaya Development Mobile Apps?

Biaya pembuatan aplikasi mobile apps sebenarnya tergantung dari tingkat kerumitan dari aplikasi tersebut. Karena ada beberapa faktor yang akan menentukan seberapa banyak pekerjaan yang akan dilakukan. Pekerjaan-pekerjaan tersebut dapat berupa:

  • Analysis dan Dokumentasi
  • Design Aplikasi
  • Pembuatan API transaksi bila aplikasi tersebut memiliki transaksi
  • Security

Biasanya pengembangan Development Mobile Apps hybrid dimulai dari harga 50jt sampai dengan harga 500jt bahkan lebih. Jadi pengembangn Mobile Apps ini akan tergantung dari requirement yang ada.

Contoh Aplikasi Mobile Apps yang dikembangkan di iCreativelabs

Cara Instalasi React Native di Mac OS

Berikut ini adalah cara bagaimana melakukan instalasi React Native di Mac OS. Tutorial kali ini akan menggunakan homebrew sebagai tools instalasinya. Homebrew dipakai dikarenakan kemudahan dalam melakukan instalasi dan kita tidak perlu melakukan aksi sudo.

1. Instalasi Homebrew

Pertama kali kita akan melakukan instalasi homebrew. Homebrew adalah tools aplikasi untuk memudahkan instalasi paket-paket untuk Mac OS. Untuk lebih detail bisa langsung mengunjungi halaman homebrew

Buka Terminal kemudian ketikan atau copas command berikut ini:

/usr/bin/ruby -e "$(curl -fsSL https://raw.githubusercontent.com/Homebrew/install/master/install)"

2. Instalasi node & watcman

Node adalah aplikasi perangkat lunak yang didesain untuk pengembangan web. Node berbasiskan javascript sehingga sangat mungkin untuk di eksekusi di berbagai macam device.
Watchman digunakan sebagai tools untuk mengawasi perubahan yang dilakukan, sehingga sistem dapat direbuild secara otomatis. Berikut ini link detail untuk watchman.
brew install node
brew install watchman

 3. Install React Native CLI

npm install -g react-native-cli

4. Install XCode Command Line

Bila Mac OS kita belum terinstall XCode, kita dalam melakukan instalasi xcode command line melalui terminal.

Untuk melakukan pengecheckan apakah XCode Command Line sudah terinstall atau belum dapat melakukan check

xcode-select -p

bila sudah terinstall maka akan muncul text seperti ini: 

 /Library/Developer/CommandLineTools

Bila belum terinstall maka bisa dilakukan perintah ini pada terminal.

xcode-select --install

5. Test membuat React Native Project

react-native init MyNewProject
cd MyNewProject
react-native run-ios

Demikianlah Cara Instalasi React Native di Mac OS, untuk instalasi ini dibutuhkan koneksi internet yang cukup banyak dan stabil, karena sistem akan mendownload paket-paket yang dibutuhkan.

Restricted specific extension file type access in IIS

Dalam aplikasi web, terkadang kita menginginkan agar sebuah folder atau extension tertentu agar tidak bisa diakses oleh browser ataupun sejenisnya. Bila apache server dapat menggunakan .htaccess config maka pada IIS kita dapat menggunakan web.config.

Buat 1 buah web.config dan letakkan pada folder yang ingin kita batasin akses extension filenya

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<configuration>
    <system.webServer>
        <security>
            <requestFiltering>
                <fileExtensions applyToWebDAV="false">
                     <add fileExtension=".pdf" allowed="false" />
                     <add fileExtension=".docx" allowed="false" />
                </fileExtensions>
            </requestFiltering>
         </security> 
    </system.webServer>
</configuration> 

Pada section di atas, kita akan membatasi III untuk mengakses file pdf dan docx.

Tools yang mesti dimiliki oleh Web Developer – Part I

Tools yang mesti dimiliki oleh Web Developer

Tools yang mesti dimiliki oleh Web Developer dapat meningkatkan efektifitas Web Developer. Semakin tepat tools yang digunakan akan semakin memudahkan pekerjaan seorang web developer. Saat ini banyak tools yang beredar di Internet. Saking banyaknya terkadang kita binggung tools apa aja yah kira-kira yang bener-bener kita butuhkan ketika mendevelop aplikasi, mendevelop web ataupun hanya sekedar untuk scripting.

Sebagai Web Developer, referensi tools berikut akan memudahkan kita dalam melakukan pekerjaan dan kegiatan sehari-hari kita. Tools yang kita butuhkan akan dibagi kedalam beberapa bagian. Jadi bisa saja tools ini bisa menjadi subtitute tools lainnya.

General:

Document sharing menjadi hal penting saat ini, dengan semakin seringnya kita berpindah gadget ataupun memiliki teammate yang berbeda lokasi, kita membutuhkan tools-tools yang mumpuni. Tools-tools dibawah ini mungkin sudah banyak yang tidak asing dikita:
Dropbox
Evernote
Google Drive
Google Keep

Project Management:

Membuat website ataupun aplikasi adalah suatu hal yang sangat kompleks, terkadang dibutuhkan kerjasama team dalam memberikan informasi ataupun melakukan pengaturan task. Terkadang komunikasi yang dilakukan bukan hanya kepada team developer saja, tetapi ke banyak team lainnya dalam divisi yang lain. Dimulai dari sales, bugs, development, hingga ke revisi.

Basecamp
Bitrix24
Glip
Trello
Glip
Asana

Text Editor:

IDE saat ini menjadi hal yang penting, saat ini IDE yang digunakan memiliki kriteria ringan, bebas menggunakan bahasa apa saja dan dapat diinstall dengan mudah. Text editor-text editor ini dapat menjadi membantu kita dalam melakukan development.

Sublime
Notepad++
Text Mate
Visual Studio Code

Local Development dan Virtualisasi:

Development pada remote lokasi terkadang menyita waktu, selain itu akan sangat menyiksa jika kita harus menginstall sistem operasi baru dalam melakukan test development. Berikut ini tools yang dapat membantu kita dalam melakukan development.

XAMPP
WAMPP Pro
VMWare
Pararels
Docker

Version Control:

Pernah merasakan susahnya melakukan tracking perubahan yang terjadi pada development kita? Rasanya benar-benar menyiksa dan mebuat development itu hal yang sangat tidak menyenangkan. “Source Control Management” Menjadi solusi untuk kita. Tools ini dapat membantu kita dalam melihat perubahan yang terjadi dan dapat mengontrol kegiatan yang sudah dilakukan

GIT
Mercurial
Subversion

GIT Repository

Membuat repository di lokal terkadang ribet, dibutuhkan skill teknis yang cukup memakan waktu. Kita harus melakukan setting server hingga maintenance server untuk membuat sebuah repository sendiri. Saat ini terdapat GIT repository yang dapat kita gunakan tanpa perlu susah melakukan setting server.

GitHUB
GitLab
BitBucket

Ada apa dengan Geographic Information System (GIS)?

Geographic Information System For Decision Maker

Pernah kah kita mendengar tentang aplikasi Geographic Information System yang biasa disebut dengan GIS? Mungkin dibenak kita GIS adalah sebuah aplikasi yang digunakan oleh orang-orang teknis untuk melakukan pemetaan pada peta-peta tematik.

Bila kita sedikit menengok kepada smartphone kita, banyak sekali aplikasi-aplikasi yang sudah memanfaatkan informasi berbasi GIS ini.  Mungkin saat ini kita sudah terbiasa dengan aplikasi mapping seperti Gojek, Uber, google map ataupun Grab. Pada tiap aplikasi yang kita lihat hanya beberapa icon yang memberikan gambaran lokasi atas sebuah point of interest (POI) ataupun point-point yang bergerak kesana kemari. Dan pada google map kita akan diberikan informasi jarak serta arah yang akan kita tempuh.

GIS atau dikenal dengan Geographic Information System adalah sistem komputer yang digunakan untuk menangkap, menyimpan, melakukan pengecheckan serta menampilkan data yang berhubungan dengan posisi muka bumi.

Jadi secara gambaran kasar, GIS digunakan untuk memberikan gambaran ke pengguna tentang data-data yang berhubungan dengan posisi titik bumi. Data-data yang berhubungan tersebut dapat berupa data lokasi, kodepos, data titik-titik bumi ataupun data lain yang ingin ditampilkan kepada pengguna. Data-data yang ditampilkan tersebut di proses menggunakan sebuah algorithma tertentu yang kemudian akan dijadikan sebuah informasi.

Dalam pengembangannya GIS dapat berhubungan baik secara langsung dan tidak langsung dengan berbagai macam disiplin (Engineering, planning, management, transport/logistics, insurance, telecommunications, dan business) sehingga GIS dapat digunakan untuk berbagai macam kegiatan.

Penggunaan GIS sangat beraneka ragam tergantung kebutuhan dari perusahaan ataupun oraganisasi yang membutuhkan. Data-data GIS yang digunakan juga memiliki keanekragaman tergantung dengan informasi yang diharapkan, data-data yang digunakan dapat berupa data orang, organisasi, data kependudukan, data tingak edukasi, data kecamatan, data kemacetan dan dapat juga berupa data bumi seperti kebun, pertanian, ketingian serta vegetasi ataupun data cuaca.

Dengan GIS teknologi ini pengguna dapat menggabungan serta membandingkan data-data yang ada, selain itu juga pengguna dapat menemukan harta karun berupa informasi yang sangat berguna bagi perusahaan, bagi organisasi ataupun bagi negara.

Sebagai contoh sebuah perusahaan ingin mengetahui market share atas sebuah daerah serta hubungan antara jumlah populasi dan tingkat konsumsi yang ada didalamnya. Maka sistem yang akan dibangun akan melakukan proyeksi serta analisis data berdasarkan data-data yang ada kemudian akan dilakukan mapping ke dalam sebuah informasi yang akan dibangun.

Saat ini GIS sudah banyak dipakai oleh perusahaan dan organisasi untuk menentukan kebijakan perusahaan/organisasi. GIS digunakan oleh para executive untuk melakukan pengawasan serta melakukan pengambilan keputusan. Dari data-data dan informasi yang dipaparkan membuat para pengambil kebijakan dapat memahami kondisi di lapangan tanpa perlu melihat kondisi real semua lokasi di lapangan.

 

Manfaat GIS Untuk Perusahaan

Semakin berkembangnya teknologi Geographic Information System (GIS) membuat banyak perusahaan melakukan pengembangan dan implementasi GIS pada perusahaannya. Aplikasi GIS menjadi sebuah primadona dikarenakan Aplikasi GIS dapat memberikan gambaran secara menyeluruh kondisi perusahaan secara angka dengan megkombinasikan data secara geographis.

Pada gaya traditional sebelum teknologi Geographic Information System (GIS) dikembangan, angka-angka hanya disajikan kedalam bentuk table dan lajur. Sehingga untuk mendapatkan gambaran menyeluruh dari penyebaran dan kemajuan perusahaan hanya tergambar berdasarkan Imajinasi para Eksekutif, Manager dan imajinasi team marketing, sales serta team lainnya.

Sebenarnya apa saja manfaat yang bisa didapat dengan melakukan implementasi Geographic Information System (GIS) ini?

  • Cost Savings Resulting From Greater Efficiency

Dengan Implementasi GIS ini perusahaan akan menurunkan biaya operasionalnya. Dikarenakan perusahaan dapat melakukan mapping, routing dan melakukan optimasi logistik berdasarkan hasil result dari data peta yang ada.

Implementasi GIS yang tepat membuat perusahaan mendapatkan informasi laporan yang sudah dikombinasikan dengan data-data tertentu sesuai kebutuhan. Kombinasi data serta informasi yang digabungkan dapat  berupa informasi kota, kabupaten, propinsi, regional ataupun berdasarkan negara.

  • Better Decision Making

“Time it’s money”, dengan sebuah keputusan yang tepat maka perusahaan dapat menghemat uang dan menghemat waktu dalam mengembangkan bisnis perusahaan. Dengan implementasi GIS diharapkan executive perusahaan melihat perkembangan dan penyebaran product dalam waktu singkat dan dapat melihat penyebaran perusahaan competitor dalam sebuah map interactive dan membuat keputusan usaha yang tepat.

  • Improved Communication

“Talk in the same pages”, komunikasi menjadi masalah krusial dalam diskusi dan pengambilan keputusan. Tiap orang memiliki halaman yang berbeda dalam membayangkan sebuah keputusan ataupun sebuah teori. Imajinasi berkembang liar tanpa sebuah gambaran jelas apa yang sedang didiskusikan.

Dengan adanya Implementasi GIS, sebuah perusahaan akan dapat berdiskusi dalam sebuah halaman yang sama, data yang sama dan juga informasi yang sama, tanpa kecenderungan salah satu pihak memiliki acuan yang informasi yang berbeda.

  • Better Geographic Information

GIS selama ini hanya digunakan sebagai peta tematik, hanya digunakan oleh orang-orang technical dengan kemampuan bukan sebagai pengambil keputusan. Implementasi GIS yang tepat akan menyulap sebuah Peta yang biasanya tematik menjadi sebuah peta yang penuh informasi dan data yang bisa menjadi harta karun bagi perusahaan.

  • Record Keeping and Data Analysis

Data analisis adalah hal yang sangat menyakitkan dan terkadang membuat team menjadi tertekan dengan banyaknya data yang harus diolah dan dengan banyakan bentuk laporan yang harus dicerna. Setelah selesai melakukan data analisis data harus disimpan dengan baik untuk suatu hari dapat menjadikan sebuah pembanding. Bila data tidak disimpan maka pengambilan keputusan hanya berdasarkan terkaan sementara.

Implementasi GIS yang tepat akan menjadikan hal tersebut hanya sekedar cerita masa lalu. Dengan implementasi GIS maka semua hasil Record data disimpan dengan rapi dalam sebuah sistem dan dapat dipanggil ketika dibutuhkan. Tidak hanya seperti itu dengan implementasi GIS maka formula analisis data telah disiapkan sehingga user, executive hingga level paling bawah hanya tinggal mempergunakan tanpa perlu memikirkan kerumitan di dalamnya.

  • Managing Geographically

Geographic Information System (GIS) adalah tentang bagaimana sebuah data diubah menjadi sebuah informasi. Informasi dibagi-bagi berdasarkan data geographics. Dan semua data dapat di-manage berdasarkan kebutuhan perusahaan. Bila Implementasi GIS tidak memberikan hal tersebut maka kita tidak akan mendapatkan manfaat dari implementasi tersebut.

Kemampuan Yang Mesti Dimiliki Oleh Data Scientist

Data Scientist saat ini sedang naik daun, biasanya tugas dari data scientist ini adalah mengolah data-data yang dimiliki oleh perusahaan kemudian data-data tersebut di analysis dan dijadikan panduan dalam membuat keputusan.

Beberapa pengetahuan basic yang mesti diketahui untuk menjadi seorang data scientist adalah:

Basic Tools:
Mesti paham bahasa-bahasa statistic seperti bahasa R dan python, dan juga mengetahui tentang database query language (SQL)

Basic Statistics:
Karena ini tentang angka dan angka, maka untuk dapat menjadi seorang data scientist kita juga mesti bisa dan paham basic statistik. Yang paling standart gimana cara menghitung rata-rata, rataaan, total, simpangan ataupun juga distribusi.

Machine Learning:
Paham tentang machine learning itu merupakan salah satu point plus. Dari mulai algoritm sampai gimana cara menggunakan-nya.

Multivariable Calculus and Linear Algebra:
Ini sebenarnya jarang menjadi acuan, tapi yang pasti kalo ngomogin statistik dan angka kita tidak akan pernah lepas dengan dunia charting and etc. Karena kita mesti mengetahui bagaimana data tersebut tersebar dan bentuknya.

Data Cleansing dan Data Validation:
Banyak data-data yang tersebar tidak memngikuti aturan baku yang ditetapkan, dari mulai data tanggal yang kadang penulisannya berbeda. Data angka yang tiba-tiba terkotori dengan data character. Kita mesti bisa melakukan cleansinng data dan sejenisnya.

Data Visualization & Communication:
Bagian ini penting. Data-data yang ada hanya akan menjadi sampah bila kita tidak dapat mevisualisasikan dan menkomunikasikannya. Data yang sudah di proses ini lah yang kemudian dapat kita sebut sebagai informasi

Check infographics yang mengambarkan jenis-jenis Data Scientist, serta key roles-nya dan perusahaan apa saja yang menggunakannya.

Installing PostgreSQL and PostGIS di Centos 7

Berikut ini step melakukan installing PostgreSQL dan PostGIS pada centos 7. Kita akan memberikan beberapa type installasi yang bisa dilakukan. Salah satunya menggunakan PostgreSQL 9.5 dan PostgreSQL 9.3.

PostgreSQL 9.5 dan PostGIS

  1. Install RPM yang sesuai dengan kebutuhan http://yum.postgresql.org/repopackages.php, penulis saat ini menggunakan centos 7 sebagai OS
  2. Lakukan instalasi RPM package
    sudo rpm -ivh http://yum.postgresql.org/9.5/redhat/rhel-7-x86_64/pgdg-centos95-9.5-2.noarch.rpm
  3. Lakukan instalasi PostgreSQL, libs, contrib dan devel
    yum install postgresql95 postgresql95-server postgresql95-libs postgresql95-contrib postgresql95-devel
  4. Lakukan setup awalan untuk postgressql
    sudo postgresql-setup initdb
    sudo systemctl start postgresql
    sudo systemctl enable postgresql
    
  5. Lakukan setting user dan password untuk default account postgres
    sudo passwd postgres
    su - postgres
    psql -d template1 -c "ALTER USER postgres WITH PASSWORD 'newpassword';"
    
  6. Lakukan test akses ke postgres
    psql postgres
    
  7. Kita akan login ke dalam PostgresSQL, untuk keluar bisa dilakukan dengan ctrl+z
psql (your version)
Type "help" for help.

postgres=#

Pada step diatas kita sudah selesai untuk melakukan instalasi untuk PostGresSQL, selanjutnya kita akan melakukan instalasi untuk PostGIS. PostGIS ini adalah engine dan extension yang akan kita gunakan untuk melakukan manipulasi spatial data dan membuat database kita support untuk data Spatial dan GIS

  1. PostGIS instalasi dapat dilakukan dengan menggunakan Yum function
    sudo yum install postgis2_95 postgis2_95-client
  2. Bila terdapat permasalah dependency bisa dilakukan update/install  yum ke epel release
    yum -y install epel-release
    sudo yum install postgis2_95
  3. Lakukan instalasi OGR dan pgrouting
    yum install ogr_fdw95
    yum install pgrouting_95
    
  4. Lakukan enable extension untuk database kita
    su postgres
    /usr/pgsql-9.5/bin/psql -p 5432
    CREATE DATABASE gistest;
    \connect gistest;
    CREATE EXTENSION postgis;
    CREATE EXTENSION postgis_topology;
    CREATE EXTENSION ogr_fdw;
    SELECT postgis_full_version(); #lakukan verify instalasi
    

Bila ketika melakukan create extension terdapat error seperti

ERROR: could not open extension control file "/usr/share/pgsql/extension/postgis.control": No such file or directory

maka ada baiknya melakukan instalasi PostGre 9.3.

MariDB : Error: ‘Out of resources when opening file (Errcode: 24 – Too many open files)’

Hari ini komputer client mengalami kegagalan backup dengan error code (Errcode: 24 – Too many open files). Server yang digunakan adalah centos 7 dengan mariadDB.

Setelah dilakukan pengecheckan teryata problem-nya kemampuan mariaDB dalam menghandle jumlah file yang bisa dieksekusi.

Untuk melakukan pengecheckan bisa dilakukan dengan cara:

  1. Login kedalam server mysql/MariaDB dan lakukan command
    show global variables like "%open_files_limit%";
  2. Jika result dari database yang dihasilkan berada pada 1024 atau belum sampai unlimited maka kita harus melakukan peningkatan jumlah ulimit pada server
    [root@li1628-17 ~]# vi /etc/security/limits.conf
    
    mysql soft nofile 65535
    mysql hard nofile 65535
    [root@li1628-17 ~]#reboot
  3. Lakukan edit pada my.etc, pada section [mysqld] tambahkan parameter berikut ini:
    open_files_limit=32768
  4. Buat folder /etc/systemd/system/mariadb.service.d bila belum ada dan tambahkan file limits.conf
    
    [root@li1628-17 ~]# mkdir /etc/systemd/system/mariadb.service.d
    [root@li1628-17 ~]# vi limits.conf
    
    [Service]
    LimitNOFILE=infinity
    LimitMEMLOCK=infinity
    
    
    
  5. Simpan file tersebut dan lakukan restart pada daemon dan pada mariadb services
    
    [root@li1628-17 ~]# systemctl daemon-reload
    [root@li1628-17 ~]# systemctl restart  mysql.service
    
  6. Lakukan kembali pengecheckan pada mysql dengan command pada line 1
    show global variables like "%open_files_limit%";