Study Case Development Audio-Video Streaming

Work From Home aka kerja remote saat ini yang menjadi aplikasi yang sangat di favoritkan adalah zoom. Tapi sebenarnya banyak aplikasi-aplikasi lain yang bisa bantu kita untuk kerja remote.

Selama ini untuk remote komunikasi kita menggunakan aplikasi skype yang bisa video call dan juga untuk conferences. Salah satu kelebihan dari skype ini, kita simple tinggal klik aja di user chat atau group kita untuk call.

Tapi karena kebanyakan orang-orang menggunakan standart komunikasi Whatsapp dan buat ramai-ramai maka communication engine alternatif menggunakan google meet dan juga menggunakan zoom.

Dulu icreativelabs pernah melakukan development Audio-Video Streaming untuk aplikasi komunikasi online, dari mulai video chat sampai dengan audiot chat dan text chat. Aplikasi berbasiskan mobile apps.

Pertama kali kita membuat development Audio-Video Streaming dilakukan dari scratch menggunakan engine RTSP berbasiskan UDP dan TCP. Salah satu tantangannya adalah menemukan codex yang tepat untuk melakukan transfer data. Salah satu yang memang membuat agak pusing bagaimana cara data agar tidak loosed dan realtime, karena rencana aplikasi digunakan untuk realtime (1-2 second lag bermasalah). Untuk prototype pertama running dengan baik. Karena rencana dipakai untuk user yang akan melakukan tawaf di kabah dan menggunakan intranet. Tetapi problem muncul dikarenakan hp hanya mensupport maximum tethering 10 user dan terjadi lag.

Akhirnya kita berpindah ke sistem Internet dengan server terserndiri dan pilihan jatuh kepada open source red5 community yang akhirnya pilih yang non community base tapi versi berbayar.

Salah satu yang menjadi tantangan selama development Audio-Video Streaming ini teryata bukan jumlah dan lag-nya, tetapi adalah infrastructure server yang cukup mahal. Dikarenakan untuk membuat server streaming dibutuhkan server yang cukup mumpuni. Selain itu juga tergantung dengan provider Internet yang digunakan.

Secara development aplikasi selesai dilakukan dan dapat digunakan, kendala yang muncul dilapangan adalah wilayah penggunaan aplikasi yang terdapat banyak blank spot.

Jadi pembuat aplikasi communication seperti zoom, skype dan juga google meet saat ini dapat dilakukan, tantangannya adalah bagaimana tetap sustain karena kedepannya sistem kerja remote ini akan di adopsi oleh berbagai macam perusahaan dan juga akan menjadi sebuah trend terbaru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *