Cara Instalasi React Native di Mac OS

Berikut ini adalah cara bagaimana melakukan instalasi React Native di Mac OS. Tutorial kali ini akan menggunakan homebrew sebagai tools instalasinya. Homebrew dipakai dikarenakan kemudahan dalam melakukan instalasi dan kita tidak perlu melakukan aksi sudo.

1. Instalasi Homebrew

Pertama kali kita akan melakukan instalasi homebrew. Homebrew adalah tools aplikasi untuk memudahkan instalasi paket-paket untuk Mac OS. Untuk lebih detail bisa langsung mengunjungi halaman homebrew

Buka Terminal kemudian ketikan atau copas command berikut ini:

/usr/bin/ruby -e "$(curl -fsSL https://raw.githubusercontent.com/Homebrew/install/master/install)"

2. Instalasi node & watcman

Node adalah aplikasi perangkat lunak yang didesain untuk pengembangan web. Node berbasiskan javascript sehingga sangat mungkin untuk di eksekusi di berbagai macam device.
Watchman digunakan sebagai tools untuk mengawasi perubahan yang dilakukan, sehingga sistem dapat direbuild secara otomatis. Berikut ini link detail untuk watchman.
brew install node
brew install watchman

 3. Install React Native CLI

npm install -g react-native-cli

4. Install XCode Command Line

Bila Mac OS kita belum terinstall XCode, kita dalam melakukan instalasi xcode command line melalui terminal.

Untuk melakukan pengecheckan apakah XCode Command Line sudah terinstall atau belum dapat melakukan check

xcode-select -p

bila sudah terinstall maka akan muncul text seperti ini: 

 /Library/Developer/CommandLineTools

Bila belum terinstall maka bisa dilakukan perintah ini pada terminal.

xcode-select --install

5. Test membuat React Native Project

react-native init MyNewProject
cd MyNewProject
react-native run-ios

Demikianlah Cara Instalasi React Native di Mac OS, untuk instalasi ini dibutuhkan koneksi internet yang cukup banyak dan stabil, karena sistem akan mendownload paket-paket yang dibutuhkan.

Restricted specific extension file type access in IIS

Dalam aplikasi web, terkadang kita menginginkan agar sebuah folder atau extension tertentu agar tidak bisa diakses oleh browser ataupun sejenisnya. Bila apache server dapat menggunakan .htaccess config maka pada IIS kita dapat menggunakan web.config.

Buat 1 buah web.config dan letakkan pada folder yang ingin kita batasin akses extension filenya

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<configuration>
    <system.webServer>
        <security>
            <requestFiltering>
                <fileExtensions applyToWebDAV="false">
                     <add fileExtension=".pdf" allowed="false" />
                     <add fileExtension=".docx" allowed="false" />
                </fileExtensions>
            </requestFiltering>
         </security> 
    </system.webServer>
</configuration> 

Pada section di atas, kita akan membatasi III untuk mengakses file pdf dan docx.

Tools yang mesti dimiliki oleh Web Developer – Part I

Tools yang mesti dimiliki oleh Web Developer

Tools yang mesti dimiliki oleh Web Developer dapat meningkatkan efektifitas Web Developer. Semakin tepat tools yang digunakan akan semakin memudahkan pekerjaan seorang web developer. Saat ini banyak tools yang beredar di Internet. Saking banyaknya terkadang kita binggung tools apa aja yah kira-kira yang bener-bener kita butuhkan ketika mendevelop aplikasi, mendevelop web ataupun hanya sekedar untuk scripting.

Sebagai Web Developer, referensi tools berikut akan memudahkan kita dalam melakukan pekerjaan dan kegiatan sehari-hari kita. Tools yang kita butuhkan akan dibagi kedalam beberapa bagian. Jadi bisa saja tools ini bisa menjadi subtitute tools lainnya.

General:

Document sharing menjadi hal penting saat ini, dengan semakin seringnya kita berpindah gadget ataupun memiliki teammate yang berbeda lokasi, kita membutuhkan tools-tools yang mumpuni. Tools-tools dibawah ini mungkin sudah banyak yang tidak asing dikita:
Dropbox
Evernote
Google Drive
Google Keep

Project Management:

Membuat website ataupun aplikasi adalah suatu hal yang sangat kompleks, terkadang dibutuhkan kerjasama team dalam memberikan informasi ataupun melakukan pengaturan task. Terkadang komunikasi yang dilakukan bukan hanya kepada team developer saja, tetapi ke banyak team lainnya dalam divisi yang lain. Dimulai dari sales, bugs, development, hingga ke revisi.

Basecamp
Bitrix24
Glip
Trello
Glip
Asana

Text Editor:

IDE saat ini menjadi hal yang penting, saat ini IDE yang digunakan memiliki kriteria ringan, bebas menggunakan bahasa apa saja dan dapat diinstall dengan mudah. Text editor-text editor ini dapat menjadi membantu kita dalam melakukan development.

Sublime
Notepad++
Text Mate
Visual Studio Code

Local Development dan Virtualisasi:

Development pada remote lokasi terkadang menyita waktu, selain itu akan sangat menyiksa jika kita harus menginstall sistem operasi baru dalam melakukan test development. Berikut ini tools yang dapat membantu kita dalam melakukan development.

XAMPP
WAMPP Pro
VMWare
Pararels
Docker

Version Control:

Pernah merasakan susahnya melakukan tracking perubahan yang terjadi pada development kita? Rasanya benar-benar menyiksa dan mebuat development itu hal yang sangat tidak menyenangkan. “Source Control Management” Menjadi solusi untuk kita. Tools ini dapat membantu kita dalam melihat perubahan yang terjadi dan dapat mengontrol kegiatan yang sudah dilakukan

GIT
Mercurial
Subversion

GIT Repository

Membuat repository di lokal terkadang ribet, dibutuhkan skill teknis yang cukup memakan waktu. Kita harus melakukan setting server hingga maintenance server untuk membuat sebuah repository sendiri. Saat ini terdapat GIT repository yang dapat kita gunakan tanpa perlu susah melakukan setting server.

GitHUB
GitLab
BitBucket

Ada apa dengan Geographic Information System (GIS)?

Geographic Information System For Decision Maker

Pernah kah kita mendengar tentang aplikasi Geographic Information System yang biasa disebut dengan GIS? Mungkin dibenak kita GIS adalah sebuah aplikasi yang digunakan oleh orang-orang teknis untuk melakukan pemetaan pada peta-peta tematik.

Bila kita sedikit menengok kepada smartphone kita, banyak sekali aplikasi-aplikasi yang sudah memanfaatkan informasi berbasi GIS ini.  Mungkin saat ini kita sudah terbiasa dengan aplikasi mapping seperti Gojek, Uber, google map ataupun Grab. Pada tiap aplikasi yang kita lihat hanya beberapa icon yang memberikan gambaran lokasi atas sebuah point of interest (POI) ataupun point-point yang bergerak kesana kemari. Dan pada google map kita akan diberikan informasi jarak serta arah yang akan kita tempuh.

GIS atau dikenal dengan Geographic Information System adalah sistem komputer yang digunakan untuk menangkap, menyimpan, melakukan pengecheckan serta menampilkan data yang berhubungan dengan posisi muka bumi.

Jadi secara gambaran kasar, GIS digunakan untuk memberikan gambaran ke pengguna tentang data-data yang berhubungan dengan posisi titik bumi. Data-data yang berhubungan tersebut dapat berupa data lokasi, kodepos, data titik-titik bumi ataupun data lain yang ingin ditampilkan kepada pengguna. Data-data yang ditampilkan tersebut di proses menggunakan sebuah algorithma tertentu yang kemudian akan dijadikan sebuah informasi.

Dalam pengembangannya GIS dapat berhubungan baik secara langsung dan tidak langsung dengan berbagai macam disiplin (Engineering, planning, management, transport/logistics, insurance, telecommunications, dan business) sehingga GIS dapat digunakan untuk berbagai macam kegiatan.

Penggunaan GIS sangat beraneka ragam tergantung kebutuhan dari perusahaan ataupun oraganisasi yang membutuhkan. Data-data GIS yang digunakan juga memiliki keanekragaman tergantung dengan informasi yang diharapkan, data-data yang digunakan dapat berupa data orang, organisasi, data kependudukan, data tingak edukasi, data kecamatan, data kemacetan dan dapat juga berupa data bumi seperti kebun, pertanian, ketingian serta vegetasi ataupun data cuaca.

Dengan GIS teknologi ini pengguna dapat menggabungan serta membandingkan data-data yang ada, selain itu juga pengguna dapat menemukan harta karun berupa informasi yang sangat berguna bagi perusahaan, bagi organisasi ataupun bagi negara.

Sebagai contoh sebuah perusahaan ingin mengetahui market share atas sebuah daerah serta hubungan antara jumlah populasi dan tingkat konsumsi yang ada didalamnya. Maka sistem yang akan dibangun akan melakukan proyeksi serta analisis data berdasarkan data-data yang ada kemudian akan dilakukan mapping ke dalam sebuah informasi yang akan dibangun.

Saat ini GIS sudah banyak dipakai oleh perusahaan dan organisasi untuk menentukan kebijakan perusahaan/organisasi. GIS digunakan oleh para executive untuk melakukan pengawasan serta melakukan pengambilan keputusan. Dari data-data dan informasi yang dipaparkan membuat para pengambil kebijakan dapat memahami kondisi di lapangan tanpa perlu melihat kondisi real semua lokasi di lapangan.

 

Manfaat GIS Untuk Perusahaan

Semakin berkembangnya teknologi Geographic Information System (GIS) membuat banyak perusahaan melakukan pengembangan dan implementasi GIS pada perusahaannya. Aplikasi GIS menjadi sebuah primadona dikarenakan Aplikasi GIS dapat memberikan gambaran secara menyeluruh kondisi perusahaan secara angka dengan megkombinasikan data secara geographis.

Pada gaya traditional sebelum teknologi Geographic Information System (GIS) dikembangan, angka-angka hanya disajikan kedalam bentuk table dan lajur. Sehingga untuk mendapatkan gambaran menyeluruh dari penyebaran dan kemajuan perusahaan hanya tergambar berdasarkan Imajinasi para Eksekutif, Manager dan imajinasi team marketing, sales serta team lainnya.

Sebenarnya apa saja manfaat yang bisa didapat dengan melakukan implementasi Geographic Information System (GIS) ini?

  • Cost Savings Resulting From Greater Efficiency

Dengan Implementasi GIS ini perusahaan akan menurunkan biaya operasionalnya. Dikarenakan perusahaan dapat melakukan mapping, routing dan melakukan optimasi logistik berdasarkan hasil result dari data peta yang ada.

Implementasi GIS yang tepat membuat perusahaan mendapatkan informasi laporan yang sudah dikombinasikan dengan data-data tertentu sesuai kebutuhan. Kombinasi data serta informasi yang digabungkan dapat  berupa informasi kota, kabupaten, propinsi, regional ataupun berdasarkan negara.

  • Better Decision Making

“Time it’s money”, dengan sebuah keputusan yang tepat maka perusahaan dapat menghemat uang dan menghemat waktu dalam mengembangkan bisnis perusahaan. Dengan implementasi GIS diharapkan executive perusahaan melihat perkembangan dan penyebaran product dalam waktu singkat dan dapat melihat penyebaran perusahaan competitor dalam sebuah map interactive dan membuat keputusan usaha yang tepat.

  • Improved Communication

“Talk in the same pages”, komunikasi menjadi masalah krusial dalam diskusi dan pengambilan keputusan. Tiap orang memiliki halaman yang berbeda dalam membayangkan sebuah keputusan ataupun sebuah teori. Imajinasi berkembang liar tanpa sebuah gambaran jelas apa yang sedang didiskusikan.

Dengan adanya Implementasi GIS, sebuah perusahaan akan dapat berdiskusi dalam sebuah halaman yang sama, data yang sama dan juga informasi yang sama, tanpa kecenderungan salah satu pihak memiliki acuan yang informasi yang berbeda.

  • Better Geographic Information

GIS selama ini hanya digunakan sebagai peta tematik, hanya digunakan oleh orang-orang technical dengan kemampuan bukan sebagai pengambil keputusan. Implementasi GIS yang tepat akan menyulap sebuah Peta yang biasanya tematik menjadi sebuah peta yang penuh informasi dan data yang bisa menjadi harta karun bagi perusahaan.

  • Record Keeping and Data Analysis

Data analisis adalah hal yang sangat menyakitkan dan terkadang membuat team menjadi tertekan dengan banyaknya data yang harus diolah dan dengan banyakan bentuk laporan yang harus dicerna. Setelah selesai melakukan data analisis data harus disimpan dengan baik untuk suatu hari dapat menjadikan sebuah pembanding. Bila data tidak disimpan maka pengambilan keputusan hanya berdasarkan terkaan sementara.

Implementasi GIS yang tepat akan menjadikan hal tersebut hanya sekedar cerita masa lalu. Dengan implementasi GIS maka semua hasil Record data disimpan dengan rapi dalam sebuah sistem dan dapat dipanggil ketika dibutuhkan. Tidak hanya seperti itu dengan implementasi GIS maka formula analisis data telah disiapkan sehingga user, executive hingga level paling bawah hanya tinggal mempergunakan tanpa perlu memikirkan kerumitan di dalamnya.

  • Managing Geographically

Geographic Information System (GIS) adalah tentang bagaimana sebuah data diubah menjadi sebuah informasi. Informasi dibagi-bagi berdasarkan data geographics. Dan semua data dapat di-manage berdasarkan kebutuhan perusahaan. Bila Implementasi GIS tidak memberikan hal tersebut maka kita tidak akan mendapatkan manfaat dari implementasi tersebut.

Kemampuan Yang Mesti Dimiliki Oleh Data Scientist

Data Scientist saat ini sedang naik daun, biasanya tugas dari data scientist ini adalah mengolah data-data yang dimiliki oleh perusahaan kemudian data-data tersebut di analysis dan dijadikan panduan dalam membuat keputusan.

Beberapa pengetahuan basic yang mesti diketahui untuk menjadi seorang data scientist adalah:

Basic Tools:
Mesti paham bahasa-bahasa statistic seperti bahasa R dan python, dan juga mengetahui tentang database query language (SQL)

Basic Statistics:
Karena ini tentang angka dan angka, maka untuk dapat menjadi seorang data scientist kita juga mesti bisa dan paham basic statistik. Yang paling standart gimana cara menghitung rata-rata, rataaan, total, simpangan ataupun juga distribusi.

Machine Learning:
Paham tentang machine learning itu merupakan salah satu point plus. Dari mulai algoritm sampai gimana cara menggunakan-nya.

Multivariable Calculus and Linear Algebra:
Ini sebenarnya jarang menjadi acuan, tapi yang pasti kalo ngomogin statistik dan angka kita tidak akan pernah lepas dengan dunia charting and etc. Karena kita mesti mengetahui bagaimana data tersebut tersebar dan bentuknya.

Data Cleansing dan Data Validation:
Banyak data-data yang tersebar tidak memngikuti aturan baku yang ditetapkan, dari mulai data tanggal yang kadang penulisannya berbeda. Data angka yang tiba-tiba terkotori dengan data character. Kita mesti bisa melakukan cleansinng data dan sejenisnya.

Data Visualization & Communication:
Bagian ini penting. Data-data yang ada hanya akan menjadi sampah bila kita tidak dapat mevisualisasikan dan menkomunikasikannya. Data yang sudah di proses ini lah yang kemudian dapat kita sebut sebagai informasi

Check infographics yang mengambarkan jenis-jenis Data Scientist, serta key roles-nya dan perusahaan apa saja yang menggunakannya.

Installing PostgreSQL and PostGIS di Centos 7

Berikut ini step melakukan installing PostgreSQL dan PostGIS pada centos 7. Kita akan memberikan beberapa type installasi yang bisa dilakukan. Salah satunya menggunakan PostgreSQL 9.5 dan PostgreSQL 9.3.

PostgreSQL 9.5 dan PostGIS

  1. Install RPM yang sesuai dengan kebutuhan http://yum.postgresql.org/repopackages.php, penulis saat ini menggunakan centos 7 sebagai OS
  2. Lakukan instalasi RPM package
    sudo rpm -ivh http://yum.postgresql.org/9.5/redhat/rhel-7-x86_64/pgdg-centos95-9.5-2.noarch.rpm
  3. Lakukan instalasi PostgreSQL, libs, contrib dan devel
    yum install postgresql95 postgresql95-server postgresql95-libs postgresql95-contrib postgresql95-devel
  4. Lakukan setup awalan untuk postgressql
    sudo postgresql-setup initdb
    sudo systemctl start postgresql
    sudo systemctl enable postgresql
    
  5. Lakukan setting user dan password untuk default account postgres
    sudo passwd postgres
    su - postgres
    psql -d template1 -c "ALTER USER postgres WITH PASSWORD 'newpassword';"
    
  6. Lakukan test akses ke postgres
    psql postgres
    
  7. Kita akan login ke dalam PostgresSQL, untuk keluar bisa dilakukan dengan ctrl+z
psql (your version)
Type "help" for help.

postgres=#

Pada step diatas kita sudah selesai untuk melakukan instalasi untuk PostGresSQL, selanjutnya kita akan melakukan instalasi untuk PostGIS. PostGIS ini adalah engine dan extension yang akan kita gunakan untuk melakukan manipulasi spatial data dan membuat database kita support untuk data Spatial dan GIS

  1. PostGIS instalasi dapat dilakukan dengan menggunakan Yum function
    sudo yum install postgis2_95 postgis2_95-client
  2. Bila terdapat permasalah dependency bisa dilakukan update/install  yum ke epel release
    yum -y install epel-release
    sudo yum install postgis2_95
  3. Lakukan instalasi OGR dan pgrouting
    yum install ogr_fdw95
    yum install pgrouting_95
    
  4. Lakukan enable extension untuk database kita
    su postgres
    /usr/pgsql-9.5/bin/psql -p 5432
    CREATE DATABASE gistest;
    \connect gistest;
    CREATE EXTENSION postgis;
    CREATE EXTENSION postgis_topology;
    CREATE EXTENSION ogr_fdw;
    SELECT postgis_full_version(); #lakukan verify instalasi
    

Bila ketika melakukan create extension terdapat error seperti

ERROR: could not open extension control file "/usr/share/pgsql/extension/postgis.control": No such file or directory

maka ada baiknya melakukan instalasi PostGre 9.3.

MariDB : Error: ‘Out of resources when opening file (Errcode: 24 – Too many open files)’

Hari ini komputer client mengalami kegagalan backup dengan error code (Errcode: 24 – Too many open files). Server yang digunakan adalah centos 7 dengan mariadDB.

Setelah dilakukan pengecheckan teryata problem-nya kemampuan mariaDB dalam menghandle jumlah file yang bisa dieksekusi.

Untuk melakukan pengecheckan bisa dilakukan dengan cara:

  1. Login kedalam server mysql/MariaDB dan lakukan command
    show global variables like "%open_files_limit%";
  2. Jika result dari database yang dihasilkan berada pada 1024 atau belum sampai unlimited maka kita harus melakukan peningkatan jumlah ulimit pada server
    [root@li1628-17 ~]# vi /etc/security/limits.conf
    
    mysql soft nofile 65535
    mysql hard nofile 65535
    [root@li1628-17 ~]#reboot
  3. Lakukan edit pada my.etc, pada section [mysqld] tambahkan parameter berikut ini:
    open_files_limit=32768
  4. Buat folder /etc/systemd/system/mariadb.service.d bila belum ada dan tambahkan file limits.conf
    
    [root@li1628-17 ~]# mkdir /etc/systemd/system/mariadb.service.d
    [root@li1628-17 ~]# vi limits.conf
    
    [Service]
    LimitNOFILE=infinity
    LimitMEMLOCK=infinity
    
    
    
  5. Simpan file tersebut dan lakukan restart pada daemon dan pada mariadb services
    
    [root@li1628-17 ~]# systemctl daemon-reload
    [root@li1628-17 ~]# systemctl restart  mysql.service
    
  6. Lakukan kembali pengecheckan pada mysql dengan command pada line 1
    show global variables like "%open_files_limit%";

STUDY CASE: ASTRA GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM

Background:

Astra adalah sebuah perusahaan yang memiliki lebih dari 222.000 karyawan pada lebih dari 190 anak perusahaan, perusahaan asosiasi dan pengendalian bersama entitas yang tergabung dalam Grup Astra. Secara umum, bidang usaha Grup Astra dikelompokan kedalam enam segmen usaha, yaitu Otomotif, Jasa Keuangan, Alat Berat dan Pertambangan, Agribisnis, Infrastruktur, Logistik dan Lainnya, dan Teknologi Informasi. Nilai kapitalisasi pasar PT Astra International Tbk ditutup di penghujung tahun 2015 sebesar Rp 300,6 triliun.

Salah satu bidang usaha astra adalah bidang Otomotif yang memiliki jaringan dari ujung timur Indonesia sampai dengan ujung barat  Indonesia dan memiliki unit bisnis dan unit sales yang tersebar hamper disetiap propinsi dan pulau di Indonesia. Dengan data sales yang sangat banyak maka dibutuhkan sebuah sistem yang dapat mengolah semua data informasi kedalam sistem yang dapat mengambarkan lokasi dari tiap asset sampai dengan sales yang telah dilakukan setiap bulan dan periode pada tiap kabupaten, kecamatan, propinsi ataupun region.

Goals:

Saat ini astra memiliki bank data berupa data warehouse yang sangat kompleks, dengan jumlah data yang di hasilkan tiap hari dari tiap unit bisnis dan tiap produk yang dijual menjadikan sulitnya penyajian informasi. Penyajian informasi existing saat ini hanya berupa tabel-tabel yang memberikan gambaran penjualan secara horizontal tanpa dapat memberikan gambaran perbandingan penjualan antar produk, sales, market share dan penyebaran data berdasarkan area.

Astra membutuhkan sebuah sistem yang dapat menyajikan data-data yang ada pada sistem datawarehouse astra agar menjadi sebuah informasi yang lebih baik dan dapat memberikan gambaran summary dan detail penjualan secara area dengan indikator-indikator khusus (indikator perbandingan, indikator statistik dan indikator warna).

Selain dapat menunjukkan indikator secara internal sistem GIS (Geographic Information System) yang dibangun harus dapat memberikan informasi tentang produk-produk saingan lainnya dan lokasi-lokasi sales dari tiap kompetitor.

Solution:

Solusi yang diberikan dalam pengembangan aplikasi ini adalah pembuatan sistem informasi geographic information system yang akan memberikan informasi dan data secara area, sehingga dapat dilihat penyebaran sales dan perkembangan sales yang terjadi.

GIS Mapping Area With Google API

Target Audiences:

Target audiences yang disasar pada pengembangan aplikasi:

Executive: Pihak executive sebagai pengambil keputusan harus dapat melihat perkembangan dan penyebaran area sales, maket share dan unit penjualan tanpa perlu disajikan detail-detail khusus. Mereka cukup dengan hanya melihat area peta yang selanjutnya akan dapat membuat sebuah keputusan-keputusan secara executive.

Head Regional & Regional Area: Head regional area harus dapat melihat data-data penjualan berbasiskan GIS (Geographic Information System)  sehingga dapat mengawasi pengembangan wilayah dan area-nya dan dapat melakukan keputusan-keputusan strategis untuk menumbuhkan unit-unit bisnis pada regionalnya.

Dealer and Sales: Setiap dealer dapat melihat dan mengawasi perkembangan area scope penjualan per dealer (kabupaten&kecamatan) sehingga setiap dealer dapat mengetahui produk dan unit yang sedang laku dan berkembang. Dan dapat membuat keputusan dalam pengembang unit-unit sales yang akan dikembangkan.

Challenge:

Tantangan yang dihadapi dalam pengembangan aplikasi ini adalah bisnis proses dan requirement yang complex, dimana pengolahan data dan informasi dari warehouse yang masih bersifat mentah dan dibutuhkan pemodelan data yang sesuai agar data yang dihasilkan sesuai harapan.

Selain itu  dengan besarnya data yang akan di proses akan membuat sistem lambat karena waktu pemrosesan data karena distribusi informasi akan menyebar ke beberapa kota kecil yang memiliki bandwidth yang kecil.

Bagaimana menggabungkan sistem datawarehouse dengan data-data lain yang tidak terkait tanpa keterikatan secara langsung dengan database internal yang dibuat dikarenakan bentuk data yang sering berubah.

Solution:

Solusi yang diberikan dalam pengembangan aplikasi ini adalah pembuatan aplikasi GIS (Geographic Information System) yang dapat melakukan mapping data-data menjadi sebuah informasi berdasarkan area national (Indonesia) dan area dalam level region, kabupaten dan kecamatan.

Sistem yang dibangun menggunakan C# (.Net) dengan database SQLServer dan Google Map API V3.

Sebelum menggunakan Google Map API Astra Intenational terlebih dahulu memilih sistem Mapping menggunakan ArcServer setelah melakuan diskusi, pihak iCreativelabs sebagai vendor memberikan masukkan untuk menggunakan Google Map API dikarenakan Google Map API memiliki fleksibilitas yang lebih tinggi dan API yang telah lengkap, selain itu Google Map API memiliki support community yang solid.

Solusi fitur yang diberikan dalam pembangunan aplikasi adalah:

  • Pembagian area berdasarkan (National, Region, Kabupaten dan kecamatan)
  • Pembuatan sistem penampilan informasi berdasarkan titik dan polygon area
  • Dealer Mapping and POS (point of sales) Mapping
  • Dealer Perfomance and POS perfomance
  • Marker Position Business unit with profile and sales
  • Marker Position competitor with profile
  • Channel Distribution
  • Retail Sales Perfomance and Detail
  • Market Area sales and Detail
  • Sales Result, Sales perfomance and Detail
  • Down payment Perfomance and Detail
  • MarkerShare Peromance and Detail
  • Reporting system and download
  • Sales Unit Position
  • Data BPS Mapping (Badan Pusat Statistik)
  • Role user aplikasi
  • Asset Tracking

Resulting:

Dengan implementasi dari Astra GIS (Geographic Information System) ini penyajian data secara regional maupun area menjadi lebih mudah dibaca dengan format yang sederhana namun lengkap, sehingga diharapkan pengambilan keputusan dari sisi internal HSO astra dan dari external sales unit menjadi lebih mudah.

Penyajian data perarea juga dapat memberikan gambaran yang jelas dan terkini dari kondisi sebenernya di lapangan pada area tersebut.

Selain itu laporan-laporan yang diberikan sudah merupakan data ter-summary sehingga data perbandingan ataupun perfomance dapat dipandang dari sudut pandang lain.

Siapkah Perusahaan Anda Menerapkan GIS?

Geographic Information System (GIS) menjadi satu tren tersendiri di kalangan eksekutif. Perusahaan- perusahaan berusaha menerapkan GIS agar bisa lebih unggul dari kompetitor dalam hal pengambilan keputusan.

Namun mengaplikasikan GIS ini tidak bisa sembarangan. Butuh perencanaan yang matang dalam proses perencanaan pemakaian GIS di perusahaan.

Mungkin Anda bertanya-tanya, “mengapa kami harus merencakan penggunaan GIS? Bukankah cukup dengan membeli komputer dan melengkapinya dengan software GIS, memasukkan data-data, lalu GIS bisa dengan mudah diaplikasikan di perusahaan kami?

Belajar perencanaan GIS sambil jalan itu bisa membuat perusahaan merugi. Faktanya, penerapan yang terlalu cepat bisa menyebabkan pekerjaan justru jadi melambat dan menambah-nambah pekerjaan. Begitu  pula sebalknya, perencanaan yang baik akan menghasilkan penerapan GIS yang berhasil.

Memahami apa yang sebenarnya ingin Anda dapatkan dari GIS itu sangat penting. Jangan sampai Anda memutuskan untuk menggunakan GIS hanya karena mendengar kabar kalau GIS ini sangat membantu kinerja perusahaan. Jangan juga Anda memilih untuk menggunakan GIS hanya karena tidak ingin tertinggal dalam inovasi teknologi. Alih-alih, Anda hanya mendapat sistem yang tidak sesuai dengan harapan Anda.

Anda perlu menentukan kebutuhan GIS perusahaan Anda mulai dari sisi proses perencanaan. Dengan begitu, Anda bisa terhindar dari membuat sistem tanpa adanya prioritas dalam benak Anda.

Jika Anda seorang manajer, Anda perlu memhami bisnis Anda dan tentukan hal-hal yang dapat menguntungkan bisnis Anda. GIS memberikan keuntungan mendasar berupa produk informasi.

Produk informasi adalah data yang diubah menjadi informasi yang benar-benar berguna untuk Anda. Misalnya saja, hasil analisis aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan lokasi tertentu, yang ditampilkan dalam bentuk peta. Jika informasi ini bisa membantu Anda untuk melakukan pekerjaan Anda dengan lebih baik, lebih cepat, dan lebih efisien, maka hal tersebut termasuk produk informasi.

GIS bisa hanya membuang-buang uang jika tidak menghasilkan produk yang bermanfaat bagi perusahaan. Ini bisa membahayakan proyek GIS yang sedang dijalankan dan bisa jadi, status pekerjaan Anda.

Begitu Anda sudah mengidentifikasi produk informasi yang Anda butuhkan, Anda bisa menentukan data apa yang Anda perlukan untuk mendapatkannya. Setelah itu, Anda juga bisa menghadapi masalah toleransi kesalahan dalam mendesain konsep databasenya.

Dari jenis data dan jumlah data yang dibutuhkan, Anda bisa menentukan ruang lingkup sistem dengan menspesifikasikan kemampuan piranti lunak. Anda juga bisa menentukan sistem yang Anda butuhkan dari piranti keras dan jaringan.

Dari kebutuhan-kebutuhan ini, Anda bisa mengembangkan model biaya yang akurat sehingga cost-benefit analysis bisa diperjelas. Setelah fondasi ini selesai, Anda bisa mencari tahu hal-hal yang perlu Anda lakukan untuk mengimplementasikannya, seperti kebijakan perusahaan, budget, penempatan staf, risiko, dan penjadwalan, serta cara-cara untuk menghadapi masalah-masalah ini. Alhasil, GIS ini menjadi efektif, efisien, dan bermanfaat bagi seluruh perusahaan.

Pengimplementasian dan pemeliharan GIS bisa jadi cukup mahal bagi perusahaan. Namun perencanaan yang baik membuat investasi yang dialokasikan untuk GIS menjadi terbayarkan berkali-kali lipat.

iCreative Labs menyediakan layanan perencanaan dan pengaplikasian GIS untuk perusahaan Anda. Pastikan GIS yang perusahaan Anda gunakan memiliki fitur-fitur  yang benar-benar perusahaan Anda butuhkan.